Sindroma metabolik adalah sekumpulan faktor risiko terhadap penyakit kardiovaskular dan metabolik yang meliputi resisten insulin, obesitas sentral, dislipidemia, dan hipertensi. Peningkatan prevalensi sindroma metabolik di Indonesia salah satunya diakibatkan oleh perubahan gaya hidup di masyarakat terutama diet dan kurangnya aktivitas. Edukasi kepada masyarakat mengenai kepatuhan pengobatan pada penyakit sindroma metabolik merupakan salah satu cara untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan hipertensi.
Berdasarkan kondisi tersebut, Program Studi Farmasi Universitas Islam Bandung menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Tentang Edukasi Cerdas untuk Meningkatkan Kepatuhan Pengobatan Hipertensi, yang dilaksanakan di Desa Jatiendah Kabupaten Bandung. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari Jumat 22 November 2024 yang yang bertempat di Mesjid An-Nuur, Komplek Pasir Jati RW 06. Kegiatan Penyuluhan tersebut merupakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang telah dilaksanakan sebelumnya, yaitu berupa Pemeriksaan Kesehatan Gula Darah Kolesterol Dan Hipertensi.
Sebanyak 51 orang peserta yang terdiri dari 21 orang perempuan dan 30 orang laki-laki, dengan kisaran usia 35 hingga 86 tahun antusias mengikuti kegiatan Penyuluhan. Tata cara meminum obat hipertensi yang baik dan benar serta penjelasan tentang pola hidup sehat bagi pasien hipertensi diberikan secara menarik dan sederhana oleh salah satu Dosen Prodi Farmasi yaitu ibu apt. Lanny Mulqie, S.Si., M.Si. sebagai pemateri. Di samping itu juga disampaikan informasi mengenai pengertian hipertensi, komplikasi yang bisa terjadi, bagaimana cara pengendaliannya, serta cara dan waktu yang tepat untuk mengukur tekanan darah.

Pada kegiatan PkM ini disampaikan juga tentang tentang pentingnya menjaga kesehatan dan pemeliharaan diri menurut pandangan Islam. QS. Asy Syu’ara ayat 80 menjelaskan bahwa apabila kita sakit, maka Dialah (Allah SWT) yang menyembuhkan kita. Ikhitiar yang maksimal untuk menjaga kesehatan dengan melakukan pengobatan melalui medis serta diiringi dengan doa menjadi cara untuk mewujudkan niat menuju kesembuhan atas izin Allah SWT.

Kegiatan PkM ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dan mendapatkan kepuasan dari para peserta yang hadir. Peningkatan persentase nilai post-test yang diperoleh menunjukkan bahwa informasi yang disampaikan telah dapat diterima dengan baik. Seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik dengan adanya peran serta dosen dan mahasiswa yang terlibat, juga dukungan dari Majelis Taklim DKM Masjid An-Nuur Komplek Pasir Jati RW 6 yang telah menyediakan lokasi kegiatan penyuluhan. Para anggota Majelis Taklim juga berperan aktif dalam menyebarkan informasi kepada warga sekitar masjid tentang pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini, sehingga dampak positif dari kegiatan penyuluhan dapat diperoleh banyak pihak.